Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH




Blog EntryDec 8, '10 1:35 PM
for everyone
Sudah sangat lama tidak menuliskan sesuatu ke mp ini. Terlalu lama bahkan.

Kali ini project SAP bergeser ke bagian barat pulau jawa yaitu di kota Cilegon dan PT. Krakatau Steel tepatnya. Perusahaan manufaktur baja milik pemerintah Indonesia terbesar yang namanya telah aku dengar dan hapalkan sejak di bangku sekolah dasar sebagai salah satu pelopor industrialisasi Indonesia.

Perjalanan sejauh 92km menuju kearah barat dari Ibukota Jakarta dapat di tempuh kurang lebih 90 menit. Jalan  yang padat dengan kendaraan angkutan bisnis, dan kondisi jalan bebas hambatan yang cukup jelek membuat kecepatan kendaraan menjadi terbatas. Pintu-pintu tol dengan nama-nama daerah atau kota yang sebelumnya belum terdengar menjadi bacaan wajib, dimulai dari balaraja, bitung, cikupa, serang... hingga pintu tol cilegon barat.

Ada ciri khas jalur pantura yang terasa disini, yaitu container, truck atau bus yang berjalan pelan menutupi jalur kanan tanpa memperdulikan aturan bahwa jalur kanan adalah untuk mendahului, "mungkin aturan di sini berbeda" gumamku dalam hati lain.

Kota industri Cilegon, memiliki ciri khas seperti kota-kota industri lainnya. Bangunan pabrik, kesibukan angkutan dan alat berat di sepanjang jalan menuju pelabuhan Merak menjadi tanda roda ekonomi yang berputar kencang. Buruh pabrik dengan optimisme untuk mendapat kehidupan yang lebih baik terlihat bersemangat dan memasuki pintu pabrik. Biaya hidup yang relatif tinggi (hampir menyamai jakarta) juga menunjukkan ciri lain kota industri.

Dari sebuah teras mesjid yang berada di lereng bukit kecil di perumahan Palm Hill di sebelah utara kota cilegon, aku memandang kearah laut lepas. Kota industri Cilegon yang berhias kabel-kabel listri bertegangan tinggi seperti jaring laba-laba. Sambil termenung aku mencocokan gambaran kota ini yang beberapa kali sempat terlihat dari atas pesawat saat melintas menyeberangi selat sunda menuju sumatera.



Project kali ini baru berjalan dua bulan masih ada 10 bulan lagi, akan tetapi jelas akan sangat berbeda di bulan-bulan selanjutnya. Entah bagi dia tapi bagiku, aku kehilangan dirinya. Suatu hari nanti mungkin aku baru bisa menjelaskan padamu buah hatiku betapa rasa bersalah karena tidak mampu memberikan sebuah keluarga yang baik padamu walupun itu hanya sejenak, tapi semua ini terlampau singkat sangat tidak adil bagimu.

Tiupan angin sejuk dari atas bukit menyadarkan lamunanku, aku bangkit dan mulai membasuh telapak tangan untuk berwudhu, aliran air dingin terasa begitu menyejukkan seolah menepis dan melarutkan gelisah. Alhamdulillah aku masih menerima nikmat iman sehinga memiliki tempat untuk memohon, mengadu mempasrahkan semua yang sudah tidak mampu aku hadapi sendiri. Ya Allah Engkau adalah sebaik-baik pegambil keputusan, sebaik-baik pelindung, aku serahkan hidupku dan matiku, karena segala sesuatu adalah berasal dari Mu Dzat Yang Maha Sempurna.  

(Compatible untuk kamera D40,D60,D70,D80,D90,D3000, D5000)
alat ini di buat dengan ide dari web berikut http://www.bigmike.it/ircontrol/

Remote kompatible dengan wireless shutter remote standard Nikon type ML-L3 dan ML-L1.
Dengan menggunakan remote ini kita dapat melakukan penekanan tombol shutter dari jarak jauh tanpa kabel (kira-kira hingga 10 meter)

Prinsip kerja remote adalah dengan membangun sinyal infra merah seperti grafik berikut dengan menggunakan mikrokontroller ATTiny13.










ATTiny13 adalah mikrokontroller 8 bit produksi ATMEL dengan spesifikasi umum sbb:
*. 1 Kbyte Flash program memory
*. 64 byte EEPROM
*. 64 byte SRAM
*. 8 pin
*. up to 20 MIPS at 20MHz Clock
*. 2.7V-5.5V operating voltage
*. <5uA at power down mode

Bandingkan dengan mikrokontroller type lain dengan jumlah flash dan ram yang jauh lebih besar, akan tetapi spesifikasi diatas sudah lebih dari cukup untuk sebuah peralatan yang di operasikan oleh battery seperti remote shutter.


















Pada skematik diagram terlihat sebuah push button yang akan membangunkan mikrokontroller dari power down mode yang selanjutnya mikrokontroller memberikan pulsa PWM nya kepada LED setelah terlebih dahulu di perkuat oleh transistor TR1 yang mengalirkan listrik dari catu daya melalui tahanan pembatas arus R1.

Keistimewaan rangkaian dan firmware remote ini adalah adanya powerdown mode yang menyebabkan rangkaian hanya menggunakan arus sebesar <5uA yang menjamin daya tahan battery lebih lama.

Pada listing program pwm dan pulsa data kepada remote menggunakan teknik bit bang, yang artinya I/O pin di berikan logic secara manual oleh program.

'*******************************************************************************
'*******************************************************************************
' Remote Nikon
' BASCOM AVR
'*******************************************************************************
$regfile = "ATtiny13.DAT"
$crystal = 9600000
$hwstack = 32
$swstack = 8
$framesize = 16

Config Portb.0 = Output
Led Alias Portb.0

Dim I As Word
Dim J As Byte

Config Int0 = Low Level                                                         ' enable wake up interrupt

Enable Interrupts
Enable Int0
On Int0 Button Nosave

Do
   NOP
   Powerdown                                                                    'set to power down mode
Loop

Button:
Disable Int0

For J = 1 To 2

   For I = 1 To 76
      Set Led
      Waitus 12
      Reset Led
      Waitus 12
   Next I

   Waitms 28

   For I = 1 To 15
      Set Led
      Waitus 12
      Reset Led
      Waitus 12
   Next I

   Waitus 1580

   For I = 1 To 15
      Set Led
      Waitus 12
      Reset Led
      Waitus 12
   Next I

   Waitus 3580

   For I = 1 To 15
      Set Led
      Waitus 12
      Reset Led
      Waitus 12
   Next I

   Waitms 63
Next J

Waitms 500
Enable Int0
Return
'*******************************************************************************
'*******************************************************************************

Komponen:
*. 1 buah Atmel ATTiny13 microcontroller (8 pin DIP + optional socket)
*. 1 buah IR LED (infra red LED)
*. 1 buah Coin Battery CR2032 (3V)
*. 1 buah Transistor BC547 (atau sejenisnya)
*. 1 buah Resistor 47 Ohm
*. 1 buah push button
*. 1 buah kotak plastik (atau sejenisnya)

Cukup dengan PCB strip rangkaian sudah dapat di rakit, tentunya akan lebih mudah bila di buatkan PCB nya.




Photo AlbumDanau Maninjau & Bukit TinggiDec 22, '09 6:25 PM
for everyone

Danau Maninjau adalah sebuah danau di kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, provinsi Sumatra Barat, Indonesia. Danau ini terletak sekitar 140 kilometer sebelah utara Kota Padang, ibukota Sumatera Barat, 36 kilometer dari Bukittinggi, 27 kilometer dari Lubuk Basung, ibukota Kabupaten Agam.

Maninjau yang merupakan danau vulkanik ini berada di ketinggian 461,50 meter di atas permukaan laut. Luas Maninjau sekitar 99,5 km² dan memiliki kedalaman maksimum 495 meter. Cekungannya terbentuk karena letusan gunung yang bernama Sitinjau (menurut legenda setempat), hal ini dapat terlihat dari bentuk bukit sekeliling danau yang menyerupai seperti dinding. Menurut legenda di Ranah Minang, keberadaan Danau Maninjau berkaitan erat dengan kisah Bujang Sembilan.

Danau Maninjau merupakan sumber air untuk sungai bernama Batang Antokan. Di salah satu bagian danau yang merupakan hulu dari Batang Antokan terdapat PLTA Maninjau. Puncak tertinggi diperbukitan sekitar Danau Maninjau dikenal dengan nama Puncak Lawang. Untuk bisa mencapai Danau Maninjau jika dari arah Bukittinggi maka akan melewati jalan berkelok-kelok yang dikenal dengan Kelok 44 sepanjang kurang lebih 10 km mulai dari Ambun Pagi sampai ke Maninjau.

Danau ini tercatat sebagai danau terluas kesebelas di Indonesia. Sedangkan di Sumatera Barat, Maninjau merupakan danau terluas kedua setelah Danau Singkarak yang memiliki luas 129,69 km² yang berada di dua kabupaten yaitu Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Solok. Di sekitar Danau Maninjau terdapat fasilitas wisata, seperti Hotel(Maninjau Indah Hotel, Pasir Panjang Permai) serta penginapan dan restoran.

Bukit Tinggi yang merupakan kota kelahiran Proklamator RI - Bung Hatta ini, adalah sebuah kota budaya di Sumatera Barat dan terkenal dengan Jam Gadang, sebuah landmark di ketinggian jantung kota Bukittinggi berbentuk jam besar mirip Big Ben, yang merupakan simbol kota Bukittinggi.

Photo Album100 Tahun Semen PadangDec 10, '09 11:15 PM
for everyone

PT Semen Padang merupakan pabrik semen tertua di Indonesia yang didirikan pada tanggal 18 Maret 1910 dengan nama NV Nederlandsch Indische Portland Cement Maatschappi (NV NIPCM). Pabrik mulai berproduksi pada tahun 1913 dengan kapasitas 22.900 ton per tahun, dan pernah mencapai produksi sebesar 170.000 ton pada tahun 1939 yang merupakan produksi tertinggi pada waktu itu.

Ketika Jepang menguasai Indonesia tahun 1942-1945, pabrik diambil alih dengan menajemen Asano Cement, Jepang. Pada waktu kemerdekaan tahun 1945 pabrik diambil alih oleh karyawan dan selanjutnya diserahkan kepada pemerintah Republik Indonesia dengan nama Kilang Semen Indarung. Pada agresi militer 1 tahun 1947, pabrik dikuasai kembali oleh Belanda dan namanya diganti menjadi NV Padang Portland Cement Maatschappij (NV PPCM).

Berdasarkan PP No. 50 tanggal 5 Juli 1958, tentang penentuan perusahaan perindustrian dan pertambangan milik Belanda dikenakan nasionalisasi, maka NV Padang Portland Cement Maatschappij dinasionalisasikan dan selanjutnya ditangani oleh Badan Pengelola Perusahaan Industri dan Tambang (BAPPIT) Pusat. Setelah tiga tahun dikelola oleh BAPPIT Pusat, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 135 tahun 1961 status perusahaan diubah menjadi PN (Perusahaan Negara). Akhirnya pada tahun 1971 melalui Peraturan Pemerintah Nomor 7 menetapkan status Semen Padang menjadi PT Persero dengan Akta Notaris No. 5 tanggal 4 Juli 1972.

Berdasarkan Surat Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 5-326/MK.016/1995, Pemerintah melakukan konsolidasi atas tiga Pabrik semen milik Pemerintah yaitu PT Semen Tonasa (PTST), PT Semen Padang (PTSP) dan PT Semen Gresik (PTSG), yang terealisir pada tanggal 15 September 1995, sehingga saat ini PT Semen Padang berada dibawah PT Semen Gresik Tbk (Semen Gresik Group).

sumber tulisan : http://www.semenpadang.co.id/index.php?option=com_content&task=view&id=12&Itemid=26

Photo AlbumPromaster MF 60-300mm F4-22Dec 4, '09 12:33 PM
for everyone

Lensa Promaster sebenarnya adalah rebranding dari lensa manual Tokina, di peroleh dari e-bay dgn harga murah cuma U$45, hasilnya bisa cukup bagus bila telah kenal karakteristiknya. Idenya adalah berusaha menghasilkan yang terbaik dari peralatan minim.

Photo Albumtable topOct 7, '09 1:55 AM
for everyone

ide bikin table top sendiri benernya udah di cetuskan setahun lalu tapi baru sekarang bisa di realisasi, bareng istri di mulailah eksperiment ini.

lihat sharing table topnya di mp berikut:
http://raiyani.multiply.com/photos/album/152/Sharing_cara_membuat_foto_Splash_tanpa_Flash

Photo AlbumZenit Tair-11 133mm f/2.8Sep 29, '09 4:07 AM
for everyone

liburan di taman safari sambil nyobain lensa MF buatan Zenit Tair-11 133mm f/2.8
lumayan pegel juga pake manual focus untuk obyek yg tidak diam :)

Photo AlbumSAP ECC and BlackberryJun 24, '09 12:24 PM
for everyone

Setelah mempelajari dan mencoba akhirnya berhasil juga connect ke SAP webservice lewat blackberry.

Photo AlbumRing FlashJun 24, '09 9:06 AM
for everyone

Ring Flash Project hampir selesai, 8 flash sync with adjustable power, and smart controller battery pack.


Seru dan menantang dalam mencari momen dan obyek menarik kampanye peserta pesta demokrasi.


Tadinya PDA Phone ini udah mau di "lem biru" gara2 OS nya udah kelamaan Windows Mobile 5 dgn interface yg sudah terasa jadul. Setelah search disana sini dan masuk ke forum forum.ppcgeeks.com atau www.xda-developers.com yang sudah setahun (barangkali lebih) tidak di kunjungi ada berita baik soal ROM untuk PDAPhone ini.

Tools yg di butuhkan:
1. BuildOS bisa di download http://ppckitchen.org/
2. WM6.1 ROM untuk HTC Apache bisa di download http://ppckitchen.org/, perhatikan juga untuk upgrade atau manual download file2 yg di butuhkan. Lebih mudah upgrade dari aplikasi BuildOS, akan tetapi butuh koneksi Internet yang bagus, saya sendiri manual download baru kemudian di susun lagi pathnya.
3. Kabel data USB

Caranya:
1. Install BuildOS.
2. Upgrade komponen BuildOS dan ROM.
3. Jalankan BuildOS dgn memilih project dan device dgn kombinasi ROM yg telah kita download (point 2).
4. Pilih aplikasi yg ingin kita masukan ke dalam PDA dengan (pilih yg penting2 saja sampai sebatas kapasitas PDAnya). Aplikasi lainnya bisa kita install belakangan.
5. Transfer ke PDA (Tools -> Upgrade ROM Device), dgn kabel usb data yg didapat pada saat pembelian.




beberapa kali gagal karena pilihan aplikasi terlalu banyak sehingga melebihi kapasitas ROM HTC Apache yg memang lebih minim di bandingkan PDA HTC lainnya yang lebih baru.

berikut beberapa screenshoot dari tampilan PDAPhone saya dgn OS baru, keinginan untuk membeli HTC Diamond bisa di tunda dulu deh, atau mendingan otak-atik Blackberry atau iPhone ?














MusicSep 21, '08 3:28 AM
for everyone
Nuansa Bening  Gank Pegagsaan 
Delly Rollies-kemarau   
Delly Rollies-kau yang kusayang   

Photo AlbumTaman Bunga NusantaraSep 21, '08 3:09 AM
for everyone

Blog EntryJul 18, '08 6:18 AM
for everyone

Kali ini lebih jauh ke dunia elektronika nih

Device :
Microcontroller Atmel ATMega16/32
datasheet: http://www.atmel.com/dyn/resources/prod_documents/doc2466.pdf

Detail design Flash:
1. AC to DC block (rangkaian bridge biasa dengan capacitor dan filter secukupnya)

2. Charging Circuit, sebuah close loop system untuk lead acid battery, termasuk di dalamnya
    kemampuan untuk melakukan "trickle charging". Dua ADC channel dari mikrokontroller
    di gunakan untuk melakukan pemantauan kondisi arus charging dan tegangan battery
    untuk mengetahui kondisi dan siklus battery. Satu digital I/O dari mikrokontroller di pakai
    untuk melaukan switch terhadap ref voltage regulator tegangan untuk mengendalikan
    besarnya tegangan supply ke battery.
  
    Battery akan berfungsi sebagai tenaga bagi rangkaian flash dan kontrolnya.
    Penggunaan  ADC dari mikrokontroller membuat rangkaian menjadi sederhana sekaligus
    mengoptimalkan mikrokontroller I/O dan memperoleh keakuratan informasi termasuk
    tampilan informatif kepada pemakai (di LCD display bisa di tampilkan kondisi battery)

    Battery yang digunakan adalah 12V, 7.2Ah (Sealed Lead Acid)

    informasi lainnya mengenai lead acid bisa di lihat di link sbb:
    *.http://en.wikipedia.org/wiki/Lead-acid_battery
    *.http://www.windsun.com/Batteries/Battery_FAQ.htm
    *.http://www.solarnavigator.net/battery_charging.htm

3. Step-Up Circuit
    Rangkaian ini berfungsi memberikan tegangan utama untuk menyalakan flash
    dalam praktikalnya bernilai 200V-350V.

    Geseran nilai tegangan 200V-350V yang akan menjadi penentu kekuatan flash
    dalam rumus sederhana enerjinya akan sebesar
   
Energy = 1/2 (200 E-6 * 340²) = 1/2 (23.12) = 11.5 J
    Dissipation (Watts) = f/s * E   where f/s is flashes per second, E is energy in Joules
    Dissipation (Watts) = 15 * 11.5 = 172.5W

    Pergeseran nilai tegangan di lakukan dengan mengubah nilai register timer
    yang mengubah-ubah lebar sinyal PWM dari pin mikrokontroller ke transistor switching
    yang menjadi inti proses step-up bersama sebuah trafo inti ferit dengan perbandingan 4:120
    untuk batt 12VDC

    Satu ADC channel dari mikrokontroller di hubungkan dengan pembagi tegangan untuk
    membaca nilai tegangan hasil stepup (antara 200V-350V). Hasil bacaan menjadi kalkulasi
    lebar sinyal PWM yang diumpankan ke transistor switching.

4. Capacitor Bank
    Hasil tegangan stepup di simpan ke dalam serangkaian capacitor sebelum di gunakan
    untuk menyalakan lampu xenon

5. Trigger Circuit dan Xenon Lamp
    Trigger disini adalah rangkaian sulut bagi Xenon dengan tegangan sekitar 1500V yang
    dihasilkan trafo trigger. Rangkaian trigger di isolasi secara optis dari rangkaian digital
    menggunakan opto-triac MOC3021 atau sejenisnya
 
    datasheet MOC3021
    http://www.alldatasheet.co.kr/datasheet-pdf/pdf_kor/27236/TI/MOC3021.html
    
    data dan informasi untuk xenon flash lamp
    http://www.amglo.com/circular_flashlamp.html
    http://www.photogenicpro.com/store/index.asp?DEPARTMENT_ID=49

6. Light Meter
    Berupa sensor photodiode yang telah di mapping kedalam besaran Lumen.
    Satu ADC channel dari mikrokontroller di pakai untuk membaca besaran sensor
    photodiode yang telah di conditioning terlebih dahulu.

    http://blog.makezine.com/archive/2007/02/how_to_build_yo_9.html

7. Trigger selector
    Masukan interrupt mikrokontroler dipakai untuk mendeteksi salah satu pilihan trigger
    Sebagai slave flash (dipancing dengan chaya flash lain), dengan PIR (passive infra red)
    yang mendeteksi gerakan (dari temperatur tubuh) mamalia,  audio amplifier untuk trigger
    highspeed photography, serta switch mekanis untuk berbagai keperluan trigger.

8. Keypad dan LCD
    Sarana interaktif pemakai dengan alat, berupa satu buah 4 baris 20 karakter LCD dan
    empat buah push button.

berikut beberapa referensi rangkaian dasar flash:

Kodak Flash Schmatic

Fuji Flash Schematic and Photo


Rangkaian dasar power stepup




Photo AlbumJum'atan di Mesjid Istiqlal (SE-K550)Jun 13, '08 3:04 AM
for everyone

dengan menyebut nama Allah,
aku bersujud memohon ampun atas dosa
aku berucap syukur atas hidayah

memohon pada Nya
murahkan rezeki, ringankan beban, hilangkan ragu
lapangkan hati, luruskan jalan, bersihkan kalbu


Blog EntryJun 5, '08 12:38 AM
for everyone








Lebih dari satu tahun membidani lahirnya Gatetronic (lihat http://www.gatetronic.com)
membuat saya off cukup lama dari dunia SAP. Setelah 4 jenis product lahir dan
di pasarkan, saya rasa sudah waktunya back to project, cari bahan bakar untuk
"the next product and the next invention" (Photography Flash, Home Automation,
Audio Delay Line etc).

Project SAP kali ini adalah Pertamina "Pamungkas". Lebih dari 100 orang konsultan
dari berbagai kebangsaan joint di project ini (UK, Germany, India, Philippines,
Indonesia etc). Sebagai seorang "freelance consultan" kali ini saya pakai baju
"Perdana Consulting" dan "Hewlett Packard". Big enought project huh...
but actually i don't care about it, i just need the money...:)

Maka di mulailah aktifitas P4 (pergi pagi pulang petang) menggunakan KRL.
Pagi-pagi menuju Stasiun Bogor dan parkir mobil di belakang stasiun,
naik kereta Pakuan Express, 45 menit sampai di Stasiun Gambir, nyeberang jalan pakai
jembatan penyeberangan, sampai di Pertamina Anex. Pulangnya tinggal urutan tadi
dibalik. Bebas hambatan, bebas macet, bebas pegel nginjak kopling... dosa pun berkurang
gara-gara tidak perlu ngomel sama pengemudi lain..














(dari jembatan penyeberangan)


Untuk pertama kalinya dalam hidup saya naik KRL (sorry i'm late guys).
Setelah berhasil memperoleh jadwal yang komplit dan beli kursi lipat kecil supaya
tidak perlu berdiri atau duduk dilantai kereta. Dua minggu berjalan rasanya saya
sudah "certified" nih ber KRL.

Well, for the next eight months.. aktifitas ini akan berlangsung setiap hari...
mudah-mudahan semua berjalan lancar dan setelah project ini beres semoga
bisa lebih sering di rumah, Insya Allah my junior sudah lahir... "eight months"






















(di gambir nunggu kereta, eh ada monas)

Blog EntryMay 29, '08 10:44 AM
for everyone

Basic Requirement

1. > 200Watt (existing local market content xenon flash 100, 200, 400 watt) kalo masih kurang bisa di parallel untuk dapetin power yang lebih besar (konsern juga kapasitor banknya jadi besar dan cosume space).

2. Self powered, dengan tambahan 5/10Amp 12V Lead Acid battery dan small inverter mungkin bisa didapat 5000-7000 flash light untuk setiap charging (cukup untuk outdoor flash?). Nantinya bisa di tenteng buat flash outdoor atau buat wedding2an

3. Multi trigger, termasuk support untuk high speed photography, IR, sound trigger, light trigger, PIR (deteksi pergerakan), adjustable trigger delay time dengan resolusi 1ms, dan optional untuk wireless trigger, etc.

4. interactive user interface dengan 2x16 atau 4x20 char LCD atau bahkan grafik? dengan key or ir remote?

5. adjustable flash light power, mirip seperti yang di SB800 1/1 sampai 1/256 power.

6. embeded light metering? to be discuss later lah..

7. Rear function

8. addtional softbox adapter ?

10. low -cost


Prototype


Akhirnya prototype #1 selesai di kerjakan di sela waktu sempit.
Sebuah battery lead acid, 200 watt xenon flash tube, 47uF 400v Capacitor bank, cukup untuk menguji design awal.

report dari reviewer raiyani.com,
result cahaya untuk color sudah ok, tapi intensitas masih kurang. solusinya mungkin pakai xenon type 400watt, menaikan tegangan operasi, menaikan nilai capacitor bank


User Interface



* Mode, untuk memilih mode standard (STD) atau high speed photography (HSP)
* Flash Power, untuk menentukan perbandingan kekuatan flash
* Trigger, jenis trigger (tergantung pilihan mode) MAN, IR atau
AUD, PIR, PED
* Delay Time, menentukan jeda waktu dari trigger hingga flash menyala
* Channel, menentukan channel yg di pakai pada radio wireless remote
* Rear, menentukan jumlah flash dalam satu detik

* Light Meter, membaca current light meter dalam satuan lummens


Enclosure




Design enclosure tampak depan dan belakang perhatikan posisi LCD, key pad, external trigger device dan light meter serta power chord. Nantinya di tambahkan dudukan untuk footnya serta untuk handle kalau mau di tenteng.




NoteGuestbook
   
rifarida wrote on Nov 2, '11
Assalamu'alaikum...

Semoga selalu dalam keberkahan...

Selama saya jadi member MP, mohon dimaafkan bila ada kesalahan, baik sengaja ataupun tidak sengaja.

Terima kasih untuk pertemanan beserta semua kebaikan didalamnya :)

/ri
murtiyasa wrote on Aug 18, '10
Met Ultah ya..barokallah semoga Allah SWT memberkahi Bang DIan dan istri...
tinasutriesno wrote on Sep 30, '09
Selamat Idul Fitri juga yaa.. maaf lahir dan bathin.
Semoga amal ibadah selama bulan Ramadhan diterima Allah SWT, amin.
Tahun ini kita Lebarannya barengan dgn Jakarta.. horreeeee.. salam utk si bébé dan kakaknya.
Mudah2an juga gak ada sodara yg kena korban gempa, amin.. Kotogadang katanya aman..
raiyani wrote on Aug 3, '09
apa kabar pa, lama tak bersua di multiply ya
indrabb wrote on Nov 22, '08
Allahu Akbar... Maha Besar Allah SWT.....
inoeinoe wrote on Oct 1, '08
selamat berlebaran di kampung halaman
jangan lupa oleh-olehnya dikirim ke Palembang :))
techno80 wrote on Sep 30, '08
om Dian met Ultah and Met lebaran ya..Mohon maaf lahir bathin.
Photobucket
murtiyasa wrote on Sep 8, '08
waduh walau terlambat lama tapi boleh deh ucapan ultahnya..semoga tercapai semua keinginannya dunia akherat..semoga langgeng dengan uni...semoga dilancarkan rejekinya...amin..amin....
oikoephoto wrote on Sep 7, '08
ninggalin jejak akh...hehehe..salam oi..
jalapindai wrote on Aug 19, '08
selamat ulang tahun Om...
wah makasih Om Inoe, kapan jalan2 ke bogor lagi....
jalapindai wrote on Aug 19, '08
Photobucket

SeL@mat Ul@nG TaHun.. Semoga sukses dlm karier dan dlm dunia fotografinya..
Semakin bahagia, semakin disayang dan menyayangi dan selalu dilindungi Allah SWT, amin
Terima kasih mbak Tina, Insya Allah kita bisa menjadi rahmat dan memberikan kebahagiaan bagi orang-orang disekitar kita..
Sukses juga untuk Mbak Tina..
tinasutriesno wrote on Aug 18, '08
Photobucket

SeL@mat Ul@nG TaHun.. Semoga sukses dlm karier dan dlm dunia fotografinya..
Semakin bahagia, semakin disayang dan menyayangi dan selalu dilindungi Allah SWT, amin
inoeinoe wrote on Aug 18, '08
selamat ulang tahun Om...
titamanis wrote on Aug 4, '08
thx dah mampir ya. invite dong...
tinasutriesno wrote on Jul 15, '08
hello..thx for inviting me yach.. en selamat berpetualangan di dunia fotografi..
kenalan dong sm D80nya hehe..
kuntarini wrote on Jul 14, '08
wah, baru nemu MP nya nih...
doowee wrote on Jul 9, '08
assalamu'alaykum, salam kenal, terima kasih sudah mampir ke MP-ku, ditunggu comment-nya ya :)
jalapindai wrote on Jun 24, '08
iamsids said
wuuih deh.. :D
salut sama gps dan flashnya.. kali aja bisa ngalahin merk2 luar negeri...
buat konsumsi sendiri dulu aja, thanks ya..
jalapindai wrote on Jun 24, '08, edited on Jun 24, '08
vianwar said
permisi lagi liat2 empehnya...
salam kenal
silahkan ... dipilih aja :))
vianwar wrote on Jun 24, '08
permisi lagi liat2 empehnya...
salam kenal
Pages:12